Juni 24, 2008
Juni 20, 2008
Asaku
senja mendung, 20 Juni 2008 17:45 WIB
Aku tak perlu menoleh ke belakang..
Aku pun tak perlu mengundang khayalan..
Aku bisa melangkah ringan
Tanpa terseok-seok menghindari lubang.
Aku bisa rasakan rintik hujan
Tanpa harus berlari menghindari awan.
Aku bisa melihat langit yang biru
tanpa tertutup awan yang kelabu.
Aku tak perlu merintih ketika lambung ini lapar.
aku pun tak perlu bersedih ketika mereka terdiam dalam kesakitan.
Sungguh, kehidupan ini nyata adanya
namun fatamorgana…
Sungguh, inginku hidup dalam naungan-Mu
agar ku dapat merasakan asaku….
Diam dalam ombak
after the beach, Jan 23rd 2008 19:59:57
Runtuh altar kebekuan hati ini ketika air mata bergulir dari sela mata! kaku..haru.. dan biru.. menggelayut kedengkian yang alfa.. selimuti hati kecil yang tersentuh..! tapi Ayang pastikan semua bahasa bibir yang kadang tak pedulikan hati..! biar hari ini menjadi sejarah dalam hubungan kita… dan kita pun akan tersenyum saat mengenangnya..!!
(Brother)
Juni 19, 2008
Menjelang Fajar
Di atas Sajadah, 6 Maret 2008 05:33:30
Ya Allah…
Kuatkanlah tali ikatan hati, teguhkanlah diri dalam menjalani perbedaan, senandungkan kasih ketika bersedih, bukakanlah pintu rahmat-Mu ketika kami ingin menuju sunnah Rasul-Mu Muhammad.. taburkan butir-butir kebahagiaan dan kemudahan.. dan yakinkan bahwa kami berjodoh karena atas-Mu.. sehingga tiada yang satu pun tanpa nama-Mu…
(Brother)


